Tampilkan postingan dengan label Anjing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anjing. Tampilkan semua postingan

Hati-Hati Terhadap si Puppy

http://dogpuppy.cn/dog/dog-puppy-151-1.jpg


Seperti yang kebanyakan orang ketahui bahwa biasanya kucing dan anjing sangat berbahaya bagi kesehatan manusia yang terlalu dekat dengan mereka. Pendapat ini tak sepenuhnya salah dan tak sepenuhnya benar.
Faktanya penyakit yang merupakan salah satu jenis penyakit zoonosis ini diakibatkan karena adanya kontak langsung dengan si hewan secara berkala.

Penyakit Toxoplasma ini umumnya menyerang bagian otak, mata, jantung, otot, alat pencernaan, dan pernafasan pada manusia.Dampak yang diberikan penyakit ini akan lebih kentara terjadi pada wanita dibanding pria, bagi wanita yang memiliki daya tahan tubuh yang kurang baik, mereka akan mengalami gangguan pada masa kesuburan bahkan kehamilan mereka yang diakibatkan oleh kuman Toxoplasma Gondii yang bisa berkembang biak dengan cara membelah diri apabila selama masa kehamilan mereka terlalu dekat dengan si puppy.

Penyakit ini ditularkan dari si puppy melalui berbagai media, diantaranya adalah dari darah, air seni, sperma, dan air ludah. Kuman ini berkembang biak dengan baik di saluran pencernaan anjing atau kucing dan keluar melalui kotoran.

Bagi yang sudah akrab memelihara puppy,pasti sudah tak asing lagi melihat mereka kadang suka memakan kembali kotoran mereka. Itu salah satu penyebab bagaimana Toxoplasma bisa ditularkan melalui air liur. Ada baiknya beberapa kali dalam seminggu sang majikan membersihkan mulut si pappy dengan pasta gigi yang dianjurkan untuk membantu membersihkan kuman yang terletak pada air liurnya.

Muka lucu dan memelas si puppy bisa jadi salah satu kelemahan fatal sang majikan apabila tidak paham betul tentang situasi dan kondisi kesehatan si puppy.
Saya pribadi kadang suka tidak tega membiarkan dia tidur dilantai yang dingin, tidak jarang juga dia menangis saat malam saya sudah mematikan lampu dan beranjak tidur.Tidak perlu ahli bahasa binatang untuk mengerti bahwa dia mau ikut naik ke ranjang dan tidur bersama sang majikan. Argumen kita biasanya adalah "mungkin kalau saya bawa dia tidur diatas ranjang sesekali tidak akan apa-apa" akhirnya bisa berbuntut jadi kegiatan rutin setiap sang majikan sudah mematikan lampu.Menyenangkan memang melihat dia tertidur didekat kita, yang tanpa kita sadari bulu bulu kecil yang tak kasat mata ikut masuk ke dalam pernapasan kita saat kita bernafas selama tidur.

Tak perlu waktu lama untuk kita mulai merasa sesak setiap bangun pagi dan merasakan perih pada tenggorokan. Saat memeriksakan diri ke dokter, biasa mereka bisa langsung menebak bahwa kita punya kebiasaan tidur dengan anjing atau kucing. Dokter pasti menganjurkan kita untuk menghentikan kebiasaan tersebut dan mulai mengkonsumsi obat yang diberikan seperti Sulfadiazine, Pyrimethamine, Spiramycin dan Clindamycin.

Dokter menjelaskan bahwa kebiasaan tersebut bisa menjadi sesuatu yang berbahaya bagi kesehatan manusia apalagi bagi mereka yang memiliki daya tahan tubuh yang kurang baik karena bulu bulu halus yang terhirup masuk bersama udara ke dalam tubuh bisa mengakibatkan penggumpalan dan penyumbatan yang punya efek fatal terhadap tubuh.

So? masih mau memelihara puppy? Boleh saja..tapi jangan ikuti saya yang suka sok lucu tidur bersama si puppy.

Bagaimanapun lucunya muka si puppy!

http://dogpuppy.cn/dog/cute-puppy-dog-wallpapers_0.jpg
READ MORE - Hati-Hati Terhadap si Puppy

Perawatan Tubuh Anjing

http://ichahandal.files.wordpress.com/2011/02/lucu-amatan.jpg


Memiliki anjing bagi beberapa orang sangatlah menarik. Karena bagi para pecinta anjing seperti saya, anjing bukanlah semata-mata hewan peliharaan namun juga merupakan bagian dari keluarga.

Namun apakah seindah dan semudah itu memiliki seekor anjing? Sudah barang tentu tidak. Ya, memiliki dan memelihara seekor anjing tidaklah mudah. Terutama dalam hal perawatannya. Apalagi dengan kondisi kita yang berada di Indonesia, yang dimana sebagian besar wilayahnya merupakan daerah tropis yang cenderung panas, memelihara anjing tentu lebih memerlukan perhatian yang serba ekstra. Belum lagi bagi mereka para pecinta jenis anjing yang berbulu panjang. Wow... pada saat musim panas, siap-siap saja untuk menghadapi badai bulu (doggie hair storm).

Eiiittt, tapi tenang dulu.. Untuk menghadapi semua itu berikut saya akan membagikan sedikit tips dari pengalaman dan pelajaran yang saya peroleh baik dari beberapa buku tentang perawatan anjing maupun internet.

Pertama yang perlu kita sadari adalah apa dan darimana asal anjing kita. Maksud saya disini adalah, sebelum memulai perawatan kenali dulu anjing peliharaan kita. Terutama bagi penggemar anjing ras, karena banyak dari jenis anjing ras yang berasal dari daerah atau negara yang memiliki iklim jauh lebih dingin daripada Indonesia. Jika anjing yang kita miliki berasal dari daerah yang beriklim dingin, maka kita harus siap dengan perawatan yang super ekstra.

Selain mengerti tentang silsilah anjing, kita pun harus memahami tentang kondisi fisik anjing, apakah dia jenis anjing berbadan besar, sedang atau jenis anjing berbadan kecil (Toys). Disamping itu, pemahaman tentang kondisi bulu juga sangat diperlukan. Sudah tentu kita harus memberikan perhatian lebih pada jenis anjing berbulu panjang.

Setelah kita memahami jenis dan silsilah anjing, maka yang berikutnya adalah metode perawatan tubuh anjing. Untuk itu silahkan simak beberapa langkah berikut.

1. Biasakan mengawali hari dengan membersihkan bagian wajah anjing mulai dari mata, telinga, hidung dan mulut. Sebaiknya menggunakan sejenis kain lembut yang telah dibasahi dengan air.

2. Anjing pada dasarnya senang dengan air, namun memandikan anjing terlalu sering dapat membawa dampak yang kurang baik bagi perawatan bulu anjing, terutama yang berambut panjang. Disarankan untuk memandikan anjing 1-2 kali seminggu pada kondisi normal. Setelah dimandikan, usahakan agar bulu anjing benar-benar dalam keadaan kering.

3. Rajinlah untuk memotong kuku anjing yang sudah panjang. Namun perlu diingat, jangan sampai kita memotong pembuluh darah kuku anjing pada bagian yang tampak lebih terang.

4. Upayakan untuk selalu membersihkan bulu anjing dari kotoran yang menempel dengan cara menyisir atau menyikat.

5. Sesekali waktu periksalah gigi anjing dan bersihkan dengan menggunakan sikat gigi.

6. Berikan obat cacing, dan vaksinasi sesuai dengan umur anjing.

Yang berikut yang juga tidak kalah pentingnya adalah kita harus menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal anjing. Karena jika kurang kita perhatikan kebersihannya, hal ini akan berdampak buruk bukan hanya bagi anjing kesayangan kita, namun juga bisa berakibat fatal bagi kesehatan kita sendiri. Dan yang terakhir, rajin-rajinlah memeriksakan anjing kesayangan kita ke dokter hewan.

Hal ini bukanlah sesuatu yang bersifat mutlak dan memaksa, namun hanyalah sedikit dari pengalaman saya dan beberapa ilmu yang saya dapat dari internet, maupun buku-buku perawatan anjing, yang ingin dibagikan kepada sesama pecinta anjing dimanapun berada.

Semoga dapat bermanfaat.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj83pUTFGGGBep6HhCD1Ct4AITq0Bs_tTTz_tQdZ_rkBoUovwRbAAse2OX991R78Sbs7IcmkLgSohcRd380HwLElevXLwtRcSWj_Z3g5BTCrmbb-7E2txxm-jGa7FaI-AjrVqpalmOC2nxr/s400/anak+anjing+imut.jpg
READ MORE - Perawatan Tubuh Anjing

Merawat Bulu Anjing

http://1.bp.blogspot.com/_vVK52-ccoyY/SPSKpzVH-FI/AAAAAAAAAN0/1bMQ2wVmeDQ/s400/anjing+lucu.jpg


Grooming) Berdasarkan jenis bulu anjing
Kalau anjing kita bersih, wangi, dan terawat pasti kita juga ikut senang. Jadi untuk mendapatkan itu kita harus berkorban untuk membersihkannya dengan rutin dan teratur.

Anjing Berbulu Halus( Smooth Coat)
Contoh: Chihuahua

Jenis anjing yang berbulu halus ini, cukup mudah perawatannya untuk membuatnya tetap bersih dan cantik. Jenis anjing ini bulunya harus disikat secara rutin untuk mengangkat bulu2 yang rontok kemudian gunakan sikat bulu. (bristle brush), pada seluruh tubuh anjing. Setelah itu, anda bisa menggunakan chamois leather untuk memberi kesan mengkilat pada bulu anjing,

Anjing Berbulu Panjang (Long Coat)
Contoh : Shih Tzu

Jenis anjing ini memiliki bulu yang panjang di bagian luar, tetapi memiliki bulu bagian dalam yang tebal dan lembut serta mudah kusut. Untuk itu, anjing ini, bulunya harus dirawat tiap hari, dan harus rutin ke grooming salon anjing. Jika anjing jenis ini rontok bulu, lebih mudah menanganinya,sebab bulu yang rontok langsung menggumpal berbentuk bola bulu. Anda bisa menggunakan slicker untuk merapikan bulu bagian dalam yang kusut, tetapi untuk menanganinya jangan terlalu kasar, agar bulu yang sehat jangan sampai ikut tercabut.

Anjing Berbulu Kasar (Wiry Coat)
Contoh: Schnauzer

Untuk menangani dan perawatan anjing ini, Anda membutuhkan bantuan profesional (Grooming Salon). Anda bisa meminta petunjuk bagaimana cara merawat bulu anjing jenis ini. Karena Anda harus melakukan stripping, yaitu menarik keluar bulu yang rontok, dengan menggunakan tangan, atau pisau stripping. Jenis anjing ini membutuhkan perawatan bulu setiap hari, dengan menggunakan pin brush, agar bulunya tidak kusut.

Anjing Berbulu Keriting (Curly Coat)
Contoh: Poodle

Bulu jenis ini bersifat anti air (waterproof) dan tidak mudah rontok. Tiap dua bulan sekali, sebaliknya anjing jenis ini dimandikan dan digunting bulunya agar rapi, dan juga sisir tiap hari.

Taket from Many Source
(Ani)
READ MORE - Merawat Bulu Anjing