Tampilkan postingan dengan label Burung Cucak hijau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Burung Cucak hijau. Tampilkan semua postingan

Perawatan Cucak Hijau Agar Selalu Tampil Stabil

Beri Pisang Diolesi Madu, Bila Perlu Pakai Probiotik Dan Suplemen

Burung yang sudah pulih atau sudah turun birahinya perlu dijaga agar mau nampil dengan stabil. Ada sejumlah resep agar kondisi dan penampilan burung menjadi stabil, salah satunya cara mudah dan merupakan resep lama adalah dengan memberikan pisang yang diolesi madu. Salah satu resep supaya burung mau nampil stabil selain kondisi yang prima adalah stamina yang cukup. Bila loyo, sudah pasti di tengah pertarungan si burung bisa ngedrop, entah itu didis, terengah-engah atau hanya diam saja.

Pemberian buah-buahan, juga kebiasaan memasukkan ke kandang umbaran, dianggap sebagai training agar staminanya menjadi lebih kuat. Perlukah ditambah dengan asupan suplemen ? Tentu saja tergantung kondisi si burung. Namun, namun bila kita pingin menambahnya, sekarang dipasaran sudah beredar banyak sekali suplemen, baik itu berupa multivitamin, ataupun suplemen yang bisa membuat burung lebih gacor.

Agar burung punya stamina, kita harus memastikan bahwa si burung mampu menyerap zat-zat makanan yang ada pada pakan dan extra fooding yang diberikan. penyerapan nutrisi atau metabolisme yang terganggu pun secara umum akan membuat kinerja burung menjadi kurang maksimal. Perlakuan dua problem di atas jelas berbeda. Kita bisa mencoba menggunakan probiotik khusus burung, bila kita berasumsi siapa tahu selama ini proses metabolisme burung memang tidak sempurna.

Beberapa akibat dari metabolisme yang kurang sempurna misalnya, bulu tampak kusam dan kusut tapi yak mau ambrol (ngurak), atau ambrol tapi tak pernah mau tuntas (nyulam), atau sudah ambrol tapi waktu pemulihan terlalu lama. Sementara itu, bila burung terlihat kondisi, tapi ketika dilombakan sekali oke, ke dua kok tampak mulai menurun, kita boleh mencoba memberikan suplemen. Namun apapun suplemennya, tetap saja kita tidak boleh berlebihan dalam mengeploitasi burung. Jangan mentang-mentang sudah tahu rahasia “ membuat burung “ tidak punya lelah lantas terus diadu tiap minggu dan dalam satu hari diturunkan berkali-kali. Ingat, burung adalah makhluk hidup juga yang butuh istirahat, butuh perhatian dan kasih sayang. Kecualikita ingin si burung mau rusak.
READ MORE - Perawatan Cucak Hijau Agar Selalu Tampil Stabil


Harus Selalu Didampingi Master Yang Sesuai

Cucakhijaudianggap burung yang bodoh, dalam pengertian mudah lupa dengan lagu yang pernah dikuasainya. Itu sebabnya, orang yang membeli cucakhijaubiasanya satu paket dengan master lagu-lagu andalannya. Sejumlah lagu yang kini dianggap oke untuk cucak hijau, misalnya cucak cungko, cililin, glatik rambat,colibri dan yang pasti master sepanjang masa yaityu cucak jenggot dan oove bird. Selama perawatan, selama disimpan di rumah, burung-burung master harus tetap berada di dekatnya, bahkan bila perlu “ditempelkan”. Pemasterannya pun harus dilakukan tersendiri, tidak bercampur dengan burung lain. Maksudnya, dalam satu ruang hanya untuk memaster cucak hijau.

Bila kita ingin lagu yang kasar-kasar seperti cililin, yang dicampur dengan master-master yang mempunyai warna lagu seperti terucukan, yang suaranya sewarna atau mirip dengan suara asli cucak hijau. Bagaimana kita tahu bahwa master sudah masuk ? kita harus terus perhatikan hingga ambrol pertama. Selama ambrol, master tetap didampingkan, tapi jangan didampingkan dengan cucakhijaulain yang sama-sama ingin dimaster. Setelah masa ngurak selesai, dan master sudah bias dimainkan, berarti apa yang kita sebut memaster cucakhijausudah bias dikatakan berhasil. Setelah itu, proses pemasteran tetap saja kita lanjutkan hingga burung dibawa pergi ke lomba.


READ MORE - Tips Perawatan Meningkatkan Performa Cucak Hijau

MERAWAT BURUNG CUCAK HIJAU

Merawat burung bisa dikatakan gampang-gampang susah, tetapi bagi penghobi yang cukup perhatian, tentulah tidak sukar, asal ada kemauan pasti ada jalan.
Burung Cucak hijau terbilang burung yang cukup cerdas. Burung ini mampu menirukan suara-suara berbagai jenis burung yang didengarnya.
Jenis pakan utamanya adalah buah-buahan segar dan serangga, tetapi para kicaumania sering kali hanya memberikan 3 jenis buah-buahan, yaitu pisang kepok , pepaya dan apel. Ketiga buah-buahan tersebut, diberikan secara bergantian.
Selain harus kontinyu, perawatan yang terpola juga merupakan kunci dalam meraih sukses agar burung tersebut bisa berprestasi.

Pola memandikannya 2 kali sehari. Pagi sekitar pukul 08.30 , dan sore sekitar pukul 16.00.
Pola penjemuran burung jenis ini bisa relatif lama, karena cucak hijau terbilang burung yang tahan terhadap panas. Penjemuran bisa mencapai 2 atau 3 jam sehari
Sangkar harus bersih, baik dari kotoran maupun dari sisa-sisa makanan yang menempel pada sangkar, ini dilakukan agar sangkar tak mudah dihinggapi jamur dan bakteri.
Setelah sangkar bersih , sebaiknya disemprot dengan antiseptic untuk membunuh kuman-kuman dan juga sebagai pencegahan dari penyakit.
Untuk extra foodingnya, bisa berupa jangkrik, kroto atau ulat hongkong. Pemberiannya disesuaikan dengan kebiasan burung tersebut.
Kalau hanya memakai jangkrik dan kroto, hindari pemberian ulat hongkong atau ulat bambu, karena hal tersebut bisa menyebabkan kerontokan bulu.
Cara pemberianya, pagi 5 ekor jangkrik, tengah hari kroto segar satu sendok, jelang sore, biasa dimandikan dulu dan membersihkan sangkarnya, lalu diberikan lagi 5 ekor jangkrik, setelah itu diistirahatkan dengan memakai krodong yang rapat.
Satu hal lagi yang harus diperhatikan, yaitu penghobi harus memiliki kandang besar sebagai kandang umbaran, di mana burung kesayangan kita bisa leluasa terbang dan hal ini mampu membangkitkan dan menjaga stamina yang prima .
Selamat mencoba
READ MORE - MERAWAT BURUNG CUCAK HIJAU

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVIHFLms86SoBR0x5IJG8He5_zEIT-8G9Np7ep9qmt8e2V4xev9z_6YQlEnNaGmQF2lLSvOvACnRQeb6ZKgAF0UlAxJ98qELAQ3ysaOeHOhyphenhypheng_ObJ4I71NOrH8J_tFga7LOlHwLA7WlC3h/s1600/cicoce2.jpg

Pecinta cucak ijo di seluruh nusantara tentu paham betul bahwa untuk membedakan cucak ijo jantan dan betina pada usia dewasa tidaklah sulit. Pendapat ini bukan mengada-ada mengingat ciri-ciri cucak ijo jantan dewasa sangat kontras di banding dengan cucak ijo betina. Apabila sudah berganti bulu dewasa, ciri yang paling jelas terlihat pada cucak ijo jantan adalah munculnya topeng hitam di bagian kepala. Sementara untuk cucak ijo betina, ciri-ciri nya mulus tanpa topeng hitam. Ini jelas jauh lebih mudah ketimbang mencari ciri-ciri anis merah jantan.

Namun pertanyaanya, bagaimana jika kita ingin membeli cucak ijo yang masih trotol? Bagaimana cara membedakan cucak ijo jantan dan betina pada usia tersebut? Berdasar informasi yang beredar di internet, ciri-ciri cucak ijo jantan dan betina adalah sebagai berikut.

1. Ciri-ciri cucak ijo jantan trotol atau bakalan
- Alis mata berwaran kuning
- Paruh bagian bawah berwarna coklat tua
- Warna leher terdapat trotol atau bintik-bintik hitam

2. Ciri-ciri cucak ijo betina trotol atau bakalan
- Alis mata berwarna putih atau kuning pudar
- Paruh bagian bawah berwarna putih abu-abu
- Warna leher berwarna hijau terang

Meski ciri-ciri diatas bisa digunakan sebagai panduan dalam memilih cucak ijo bakalan, namun hal tersebut tidaklah mutlak. Ada kalanya ciri-ciri cucak ijo jantan dan betina diatas telah di manipulasi oleh para pedagang burung. Oleh karena itu, tetaplah waspada dalam membeli.

Mengingat ciri-ciri cucak ijo jantan dan betina diatas masih kurang sempurna, ada baiknya kita tetap belajar dari pengalaman masing-masing tentang bagaimana cara membedakan cucak ijo jantan dan betina dengan tepat.

Semoga bermanfaat…

READ MORE - Ciri-Ciri Cucak Ijo Jantan dan Betina