Tampilkan postingan dengan label Burung Anis merah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Burung Anis merah. Tampilkan semua postingan

Cara Bikin Anis Merah Cepat Teler

Cara Bikin Anis Merah Cepat Teler


Dengan Perawatan Rutin dan Penuh Kesabaran

Faktor terpenting bahwa anis merah bisa teler adalah usia, kebanyakan anis merah jika dipelihara sejak trotol pada usia 8 bulan sudah bisa belajar teler. sebagian merah mania mengatakan bahwa teler pada anis merah itu sebuah karakter yang tidak bisa dibentuk jadi sudah dari sononya, tetapi ada juga yang mengatakan bisa dikondisikan melalui parawatan.

Karakter teler pada anis merah diyakini sebagai suatu tingkah laku (action) untuk menarik pasangan, dengan disertai melantunkan lagu-lagu yang merdu (berkicau) ketika anis merah mengalami masa birahi. jika benar, maka bisa dikatakan bahwa anis merah bisa teler jika dalam kondisi birahi, jadi tidak ada cara lain untuk memibikin anis merah agar bisa cepat teler kecuali memunculkan sifat birahinya.

Berbagai macam cara untuk meningkatkan birahi pada anis merah, tetapi secara umum bisa dikatakan bahwa perawatan rutin meliputi mandi jemur dan pemberian extra fooding adalah hal yang terpenting untuk mempercepat anis merah agar cepat teler.

1. Mandi Jemur

Anis merah adalah jenis burung dari habitat yang relatif bersuhu dingin jadi mandi merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditinggalkan untuk memelihara bulu agar selalu cantik dan sebagian besar merah mania mengatakan bahwa mandi bisa mengurangi birahi dan bikin kerja anis merah lebih stabil. mengenahi porsi mandi bisa 1 atau dua kali sehari, pagi dan sore/ malam tapi kebanyak merah mania memandikan merahnya di malam hari dengan alasan masing-masing. setiap pagi burung di keluarkan (diembunkan) sampai terbit sinar matahari dilakukan penjemuran, dilakukan secara rutin maksimal 2 jam atau bisa disesuaikan dengan kebiasaan, penjemuran sangat diperlukan oleh semua makhluk hidup termasuk jenis unggas karena dengan dijemur antara 7:00 - 9:00 sangat bermanfaa bagi burung untuk memperlancar metabolisme, kalau metabolisme bagus dimungkinkan burung menjadi lebih sehat.

2. Extra Fooding

Jangkrik. kicau mania beranggapan bahwa jangkrik dapat meningkatkan power, jadi jangkri mutlak diberikan. mengenai porsi bisa diberikan 2-3 ekor pagi dan sore tapi itu tergantung masing-masing burung pada intinya bagaimana agar anis merah mampu bekerja secara maksimal dengan porsi jangkring yang pas.
Kroto. Kroto diberikan agar burung menjadi lebih sehat sehingga rajin bunyi, karena kroto mengandung protein tinggi yang relatif mudah dicerna sehingga sebagian besar merah mania merekomendasikan pemberian kroto walaupun dengan porsi yang berbeda-beda. secara umum kroto diberikan hanya 1 sendok bisa pagi atau sore, bisa tiap hari atau dua hari sekali, ada juga yang pemberian kroto hanya dilakukan menjelang turun lomba saja.
Cacing. dihabitat aslinya anis merah suka makan cacing sehingga pemberian extra fooding berupa cacing banyak dilakukan oleh para merah mania, menurut sebagian besar merah merah mania cacing bisa bikin anis merah betah teler (tancep). mengenai porsi antar merah merah mania berbeda tergantung kebiasaan, ada yang memberikan exfood cacing hanya sesaat menjelang naik gantangan dan ada juga yang menjadikan cacing sebagai menu utama harian.

Ulat Hongkon. Ulat Hongkong banyak digunakan oleh merah mania sebagai pendongkrak stamina agar anis merah lebih fight dalam bertarung di atas gantangan, kebanyakan merah mania menggunakan ulat hongkong hanya saat menjelang turung lomba atau sesaat sebelum naik gantangan, tetapi ada juga yang menjadikan ulat hongkong sebagai menu harian, semua tergantung dari kebiasaan.

jika merah mania melakukan perawatan secara rutin dan penuh kesabaran bisa juga menerapakan cara perawatan seperti di atas, maka dimungkinkan anis merah akan bisa mencapai tingkat birahi yang maksimal dan akan bisa membikin anis merah anda jadi rajin bunyi dan teler (action) untuk menarik pasangannya.

Barang kali merah mania punya pengalaman lain mengenahi perawatan anis merah yang bisa membikin cepat teler, silahkan tulis komentarnya mungkin bisa bermanfaat bagi merah mania yang lain.
READ MORE - Cara Bikin Anis Merah Cepat Teler


Jangan Dipaksakan Turun Lomba Dan Lebih Baik Diasingkan (Pindah Tempat) Terpisah Dari Burung Sejenis.

Setiap penghobi pasti pernah mengalami burung andalannya kesulitan saat mabung terutama anis merah. Berdasarkan pengalaman, salah satunya diakibatkan oleh lamanya dalam melakukan penjemuran. Selain itu dalam satu rumah jenis anis merah terlalu banyak sehingga burung yang sedang gacor terus menerus bunyi tanpa henti. Sehingga burung yang semestinya akan mengalami mabung (ngurak) menjadi terhambat.

Burung yang setiap minggunya tampil terus menerus tanpa henti turun lomba juga bisa mengakibatkan susah mabung. Burung anis merah paling sensitive, peka dan muda stres sehingga dalam perawatan kesehariannya harus ekstra hati-hati dan teliti. Mungkin bisa dijadikan solusi bagi anis merah yang susah mabung, bila burung anis merah yang menunjukkan tanda-tanda sudah waktunya istirahat (mabung) harus dipisahkan di tempat lain agar tidak terdengar suara anis merah yang lain, selain dipisahkan dari yang lain mungkin bisa dicoba tidak dimandikan dan dijemur selama 3 hari, serta pemberian extrafooding dikurangi bila perlu selama 3 hari tersebut dikasih voor saja. Dan selama 3 hari itu pula anis merah harus dikrodong full tidak dibuka kecuali saat pemberian pakan dan minum.


Tulisan ini merupakan sebuah sharing pengalaman mungkin bisa dijadikan sebagai wacana dan tidak ada salahnya bila dicoba siapa tahu bisa dijadikan sebagai solusi bagi para kicau mania yang memiliki anis merah yang sudah saatnya mabung tapi susah mabung. Kita tidak akan pernah tahu kalau tidak pernah mencoba !
READ MORE - Tips Cara Perawatan Untuk Anis Merah Susah Mabung (Ngurak)

Solusi Anis Merah Ngurak Tambal Sulam

Coba Kembali Ke Perawatan Basic Hanya Dikasih Makan Voor Dan Tanpa Dimandikan

Sering kali problem ngurak tambal sulam menghantui para kicau mania anis merah. Padahal tanpa disadari penyebabnya justru ulah si pemilik itu sendiri. Kebanyakan mereka kurang sabar, suka memaksakan kehendak sehingga kondisi burung malah jadi drop karena dipaksa bertarung padahal sudah saatnya rontok bulu (ngurak), akibatnya tumbuh bulu menjadi tidak bersamaan yang sering disebut tambal sulam.

Untuk mengembalikan anis merah agar rontok total, satu-satunya jalan adalah mengembalikan pada perawatan basic yakni hanya diberikan voor dan tidak mandi, berselang beberapa bulan anis merah langsung brol. Dalam kondisi rontok bulu, pakan tetap voor saja dan tidak mandi serta dua kali seminggu sangkar dibersihkan. Ketika tumbuh bulu, ekstrafooding mulai diberikan jangkrik seekor sehari, mandi seminggu dua kali. Namun ketika sudah ngeplong-ngeplong, jangkrik ditambah menjadi dua ekor sehari pagi sore dan mulai dilakukan penjemuran. Disinilah dibutuhkan kesabaran pemilik, jangan terpancing untuk ikut lomba jika burung belum dalam kondisi fit.

Jika dipaksa diturunkan padahal burung belum siap terlebih lagi perjalanan jauh, maka akan bisa berakibat fatal, ngedrop dan berlanjut akan terjadi rontok bulu. Jika sudah begini, maka burung tersebut akan kembali mengalami tambal sulam. Oleh karena itu, sebaiknya burung dilombakan jika bulunya sudah benar-benar matang dan dalam kondisi fit agar tidak menyesal di kemudian hari.

Tulisan ini merupakan sebuah sharing pengalaman mungkin bisa dijadikan sebagai wacana dan tidak ada salahnya bila dicoba siapa tahu bisa dijadikan sebagai solusi bagi para kicau mania yang memiliki anis merah yang mengalami masalah ngurak tambal sulam yang pasti sangat memusingkan kepala. Kita tidak akan pernah tahu hasilnya kalau kita tidak pernah mencoba !
READ MORE - Solusi Anis Merah Ngurak Tambal Sulam

Tips Meningkatkan Performa Anis Merah


Ketika Mabung, Saatnya Poles Suara Dengan Memberi Master Yang Sesuai Dengan Karakter Suara Anis Merah

Anis merah merupakan salah satu burung kicauan yang memiliki volume sedang dengan kualitas lagu yang cukup banyak memiliki variasi. Pergantian lagu pada kicauan pada umumnya diistilahkan sebagai ngerol. Sebagai burung yang memiliki IQ cukup tinggi, burung yang dikenal sebagai burung cerdas ini mampu menirukan lagu burung lain yang memiliki nada hampir sama dalam waktu relatif singkat.

Atau dalam kamus perburungan, anis merah termasuk salah satu jenis burung yang mudah dimaster dengan suara burung lain. Seni mengisi lagu itulah saat ini sedang trend dengan tujuan melahirkan lagu istimewa. Contohnya mengisi variasi lagu anis merah dengan suara tonjolan atau besetan. Nantinya, kontes anis merah tak hanya mengutamakan lagu ngerol, trend akan terus bergeser dan mengalami perubahan. Untuk mendapatkan hasil maksimal ketika memaster, harus dilakukan pada saat yang tepat. Yakni ketika burung masih trotol dan saat burung lagi mabung/ rontok bulu atau disebut juga ngurak.

Ketika burung lagi mabung jangan hanya melihat kesempatan bagus untuk memaster saja, tetapi yang lebih penting lagi adalah, perlakuan pada burung mabung tidak boleh asal karena bisa fatal akibatnya. Pemberian extra fooding harus ditambah dari biasanya agar kondisi fisiknya tidak ngedrop, sakit atau tidak bisa tampil maksimal seperti yang diharapkan ketika burung sudah selesai mabung. Memaster adalah cara melatih burung untuk menirukan suara master dengan memakai suara burung lain, suara binatang, suara alat/ benda buatan dll. Pilih master yang bagus dan sesuai dengan karakter kicauan anis merah, antara lain jalak suren, cucak jenggot, love bird dan hwamei.

Tulisan ini merupakan sebuah sharing pengalaman mungkin bisa dijadikan sebagai wacana dan tidak ada salahnya bila dicoba siapa tahu bisa dijadikan sebagai solusi bagi para kicau mania yang memiliki anis merah yang sedang mabung (ngurak) tentunya sudah saatnya kita master untuk meningkatkan performanya. Kita tidak akan pernah tahu kalau tidak pernah mencoba !
READ MORE - Tips Meningkatkan Performa Anis Merah

Perawatan Burung Anis Merah

Perawatan Burung Anis Merah

Mandi Jemur Rutin Serta Pemberian Extrafooding Yang Pas

Memang merawat anis merah dibutuhkan suatu kesabaran dan keuletan, karena jenis ini sangat sensitif sekali saja kita salah dalam perawatan maka akan fatal akibatnya bisa-bisa macet gak mau bunyi. dalam perawatan anis merah dibutuhkan rutinitas dalam hal mandi jemur dan pemberian exfood. Memang dalam perawatan burung khususnya anis merah banyak sekali cara dan bentuknya karena tiap-tiap burung memiliki cara perawatan yang berbeda tetapi secara umum dapat dibagi menjadi 2 :

1. Mandi Jemur

Anis merah adalah jenis burung dari habitat yang relatif bersuhu dingin jadi mandi merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditinggalkan untuk memelihara bulu agar selalu cantik dan sebagian besar merah mania mengatakan bahwa mandi bisa mengurangi birahi dan bikin kerja anis merah lebih stabil. mengenahi porsi mandi bisa 1 atau dua kali sehari, pagi dan sore/ malam tapi kebanyak merah mania memandikan merahnya di malam hari dengan alasan masing-masing. Penjemuran dilakukan secara rutin maksimal 2 jam atau bisa disesuaikan dengan kebiasaan, penjemuran sangat diperlukan oleh semua makhluk hidup termasuk jenis unggas karena dengan dijemur antara 7:00 - 9:00 sangat bermanfaa bagi burung untuk memperlancar metabolisme, kalau metabolisme bagus dimungkinkan burung menjadi lebih sehat.

2. Extra Fooding


Jangkrik. kicau mania beranggapan bahwa jangkrik dapat meningkatkan power, jadi jangkri mutlak diberikan. mengenai porsi bisa diberikan 2-3 ekor pagi dan sore tapi itu tergantung masing-masing burung pada intinya bagaimana agar anis merah mampu bekerja secara maksimal dengan porsi jangkring yang pas.


Kroto. Kroto diberikan agar burung menjadi lebih sehat sehingga rajin bunyi, karena kroto mengandung protein tinggi yang relatif mudah dicerna sehingga sebagian besar merah mania merekomendasikan pemberian kroto walaupun dengan porsi yang berbeda-beda. secara umum kroto diberikan hanya 1 sendok bisa pagi atau sore, bisa tiap hari atau dua hari sekali, ada juga yang pemberian kroto hanya dilakukan menjelang turun lomba saja.

Cacing. dihabitat aslinya anis merah suka makan cacing sehingga pemberian extra fooding berupa cacing banyak dilakukan oleh para merah mania, menurut sebagian besar merah merah mania cacing bisa bikin anis merah betah teler (tancep). mengenai porsi antar merah merah mania berbeda tergantung kebiasaan, ada yang memberikan exfood cacing hanya sesaat menjelang naik gantangan dan ada juga yang menjadikan cacing sebagai menu utama harian.


Ulat Hongkon. Ulat Hongkong banyak digunakan oleh merah mania sebagai pendongkrak stamina agar anis merah lebih fight dalam bertarung di atas gantangan, kebanyakan merah mania menggunakan ulat hongkong hanya saat menjelang turung lomba atau sesaat sebelum naik gantangan, tetapi ada juga yang menjadikan ulat hongkong sebagai menu harian, semua tergantung dari kebiasaan.

Pada dasarnya setiap anis merah memiliki perlakuan yang berbeda, itu semua tergantung perawat masing-masing seberapa jauh memahami dan menyelami karakter anis merah yang dirawat. jika kita bisa menemukan setting yang pas pasti merah jagoan kita akan berprestasi maksimal.

Barang kali merah mania punya pengalaman lain mengenahi perawatan anis merah silahkan tulis komentarnya mungkin bisa bermanfaat bagi merah mania yang lain.
READ MORE - Perawatan Burung Anis Merah


Diutamakan Menjaga Kesehatan dan Pemberian Pakan Yang Seimbang

Perawatan yang bagus dibutuhkan sejak usia dini hingga maju ke medan tempur di lapangan. Hari-hari pertama setelah diasuh diutamakan menjaga kesehatan burung dengan cara memberikan pakan yang seimbang antara voor dan extrafooding baik kroto, cacing maupun jangkrik. Dimandikan dan dijemur dalam cuaca yang bagus antara pukul 9:00 – 10:00. usai dijemur dianjurkan dianginkan 30 menit, lanjut dikrodong untuk menjaga kesehatan.

Anakan yang berumur 1-2 bulan belum saatnya dimaster. Kondisi anakan cenderung bermental labil. Jika dipaksakan akan berefek waktu bisa bunyi agak lama. Positifnya, jika delapan bulan bunyi maka langsung mengikuti suara master. Saat yang tepat diberi master ketika mulai ngeplong. Tujuannya untuk membentuk suara-suara yang lebih variatif. Pada fase ngeplong extrafooding ditambah, jangkrik 2 ekor sehari. Awal-awal bunyi atau mulai bunyi ada beberapa kasus ngleper. Namun tidak perlu dikhawatirkan karena kondisi tersebut normal, standart kejinakannya masih normal.

Pada tahap bunyi atau umur 4 bulan mulai dilakukan pelatihan mental. Saat pelatihan mental kadang-kadang burung perlu digandeng dengan anis merah lain dalam waktu tertentu. Cukup 15 menit dan maksimal seminggu sekali. Pada fase burung mulai membentuk ciri-ciri teler, kehadiran master harus aktif ada. Pelatihan mental dipertahankan. Makanan dalam porsi yang tetap yakni kroto maksimal 1 sendok the, jangkrik 2 ekor perhari, cacing dikurangi hanya 1 ekor dalam dua minggu sekali. Sebaiknya pakan diberikan ketika burung masuk keramba. Dalam kondisi mandi, jangkrik, kroto, cacing atau voor disiapkan di sangkar. Ini dilakukan agar burng tidak menjadi manja.

Burung teler stabil atau nancep sekitar umur setahun. Lawan latih lebih dari 2-3 setelah burung teler nancep. Hal yang perlu diperhatikan masa teller yakni setelan pakan burung harus sudah ditemukan antara kroto, jangkrik dan cacing. Burung juga dijaga jangan kebanyakan ekstrafooding karena akan mengurangi daya tempur dan sebaliknya menaikkan birahi. Latihan diusahakan seminggu sekali dengan porsi watu lebih lama sekitar 30 menit.

Shvoong
READ MORE - Perlakuan Anis Merah Dari Trotol Hingga Dewasa

Pemberian Obat-Obatan Yang Dapat Menutupi Defisiensi Nutrien Pada Burung.

Sebagian besar pemilik anis merah memiliki problem anis merahnya macet bunyi setelah proses ganti bulu selesai. Kondisi yang dialami oleh anis merah yang macet bunyi tersebut dimungkinkan karena terjadi defisiensi nutrisi selama proses ganti bulu. Selama proses ganti bulu, metabolisme burung meningkat hingga 30%, sehingga kebutuhan nutrisi yang diperlukan oleh burung juga meningkat sebanyak 30% dibanding ketika tidak ngurak. Nutrisi tersebut dipakai oleh burung untuk pembentukan bulu dan untuk regenerasi sel-sel reproduksi yang mengalami kerusakan selama proses ganti bulu.

Sebagian besar pemilik anis merah memberikan porsi pakan yang lebih buruk selama ngurak sehingga anis merah mengalami defisiensi nutrisi. Jika anda memebrikan porsi pakan selama masa mabung sama dengan atau bahkan mungkin lebih buruk dibanding dengan masa tidak mabung maka burung anda akan mengalami problem macet bunyi. Jika hanya diberi extrafooding kroto, jangkrik tentu saja belum dapat memulihkan kondisi anis merah yang macet bunyi tersebut. Kondisi anis merah yang macet bunyi dapat dipulihkan dengan pemberian obat-obatan yang dapat menutupi defisiensi nutrisi pada anis merah tersebut.

Berdasarkan pengalaman kami, dengan pemberian obat yang dapat merangsang proses metabolisme secara rutin serta pemberian multivitamin yang dapat meningkatkan kesehatan burung dengan tanpa meninggalkan perawatan harian yang bagus, dalam waktu yang tidak begitu lama anis merah yang macet bunyi tersebut akan dapat berkicau dan bergoyang lagi. Jangan lupa pemberian buah pisang, apel, atau pepaya, serangga, cacing, kroto, harus diberikan secara rutin. Dan bila perlu sekali-kali dicash dengan anis merah betina siapa tahu langsung gacor.
READ MORE - Solusi Anis Merah Macet Agar Bisa Berkicau Kembali

Cara Membedakan Anis Merah Jantan dan Betina

http://i1228.photobucket.com/albums/ee451/redevilsamurai/Trotol201.jpg

Pada kesempatan ini, lagi-lagi masih seputar bagaimana cara membedakan jenis kelamin pada burung kicauan. Jikalau sebelumnya sudah diulas tentang ciri-ciri Murai Batu jantan dan betina, sekarang mari mengenal sedikit bagaimana cara membedakan Anis Merah jantan dan betina. Namun seperti biasanya, mohon dimaafkan jika informasi tentang cara membedakan anis merah jantan dan betina pada blog ini kurang akurat mengingat info yang ditulis hanya berdasar pada hasil pencarian di mesin pencari. Namun demikian, bukan berarti ciri-ciri anis merah jantan dan betina yang akan ditulis dibawah tidak layak untuk di pertimbangkan.

Sebelum lanjut pada cara membedakan anis merah jantan dan betina, alangkah baiknya untuk saya sampaikan bahwa tips dibawah hanya berlaku pada Anis Merah trotol atau Aniserah bakalan. Untuk cara membedakan Anis Merah jantan dan betina dewasa, sepertinya sangat sulit mengingat tidak ada ciri-ciri yang tampak dari morfologi burung tersebut.

Tidak perlu bertele-tele, berikut cara membedakan anis merah jantan dan betina yang masih trotol.

1. Ciri-ciri anis merah jantan
Untuk mengetahui apakah trotolan Anis Merah berkelamin jantan, kita cukup mengamati warna pada sayap. Biasanya, trotolan Anis Merah jantan memiliki warna sayap yang cukup mengkilap. Selain itu, pada bagian bulu disekitar sayap tidak terdapat warna kuning-kuningnya
2. Ciri-ciri anis merah betina
Untuk membedakan kelamin pada Anis Merah betina,
Trotolan Anis Merah betina biasanya memiliki warna sayap yang agak kusam dan disertai dengan warna-warna kuning pada bagian sayap. Biasanya, warna-warna kuning itu terdapat pada bulu sayap baik itu dari bulu yg paling kecil maupun pada bulu yg paling besar. Untuk jumlahnya, kurang lebih 5-6 helai.

Walau terlihat simple, namun cara membedakan anis merah jantan dan betina diatas cukup sulit untuk diaplikasikan. Jikalau para hobies masih bingung, sangat disarankan membeli anis merah jantan dari penangkar yang terpercaya. Atau jika memungkinkan, belilah Anis Merah yang sudah jadi.

Akhir kata, semoga cara membedakan anis merah jantan dan betina diatas bermanfaat bagi semua. Kritik dan saran tentang cara membedakan anis merah betina dan jantan sangatlah diharapkan.

READ MORE - Cara Membedakan Anis Merah Jantan dan Betina

Lagi, tips perawatan anis merah

http://hastbee.files.wordpress.com/2010/08/44569665_1.jpg

Anis merah (AM) harus diakui merupakan salah satu burung primadona. Tak mengherankan kalau burung ini sangat banyak penggemarnya. Konon, merawat AM merupakan pekerjaan yang melahkan. Tentunya itu berlaku untuk penghobi yang baru saja terjun ke dunia kicauan, atau penghobi lama tetapi belum secara intens memelihara anis merah.

Padahal, menurut sebagian penghobi yang telah lama berkutat dengan AM, burung ini cukup mudah penanganannya. Tentu saja jika kita telah mengetahui dan memahami karakter atau sifat dasar dari burung tersebut. Apa karakter dasar anis merah?

Berikut ini saya sampaikan tips dari Om Ivan Smartmastering (smartmastering.com), yang semoga bisa menjadi masukan untuk penggemar anis merah.


http://i3.ytimg.com/vi/VRpiC9syKJc/0.jpg


KARAKTER DASAR AM

  1. Sensitif dan perlu waktu untuk bisa beradaptasi terhadap perubahan fisik dan psikis. Perlakuan kasar serta perubahan ornamen pada kandang misalnya, atau perubahan suasana lingkungan yang drastis, bisa membuat anis merah stres.
  2. Pembosan dan selalu butuh suasana baru. Apabila berada di satu tempat dengan waktu yang relatif lama, maka burung ini menjadi malas untuk berkicau lagi. Cobalah secara berkala selalu memindahkan tempat gantangannya. Misalnya: Selama ini digantang di depan rumah, kemudian digantang di samping rumah. Ini merupakan salah satu misteri pada burung tersebut.
  3. Birahi yang cenderung mudah naik. Burung anis merah sangat mudah naik birahinya, banyak penyebab yang dapat membuat naiknya birahi pada burung jenis ini. Stelan EF (Extra Fooding) yang berlebihan (over), penjemuran yang berlebih dan melihat burung anis merah lain, dapat dengan cepat menaikkan tingkat birahinya.
  4. Sangat manja. Hampir rata-rata burung anis merah tidak akan mau bunyi dan tidak akan mau teler apabila ia melihat orang yang sehari-hari merawatnya. Karena burung tersebut secara psikologis telah menganggap perawat atau pemiliknya sebagai pasangan. Aneh memang, tapi itulah kenyataannya. Biasanya pada waktu kontes atau lomba pada burung kelas anis merah, joki yang menggantang burung dan joki lapangan adalah orang yang tidak pernah berhubungan atau terlibat dalam perawatan harian pada burung tersebut.
  5. Mudah jinak. Karena sifat manjanya yang tinggi, maka burung ini mudah jinak kepada perawat atau pemiliknya.

    http://hastbee.files.wordpress.com/2010/08/44569665_1.jpg

PEMILIHAN ANIS MERAH YANG BAIK

Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam pemilihan bahan atau bakalan pada burung anis merah.

  1. Berkelamin jantan, ciri-ciri burung anis merah berjenis kelamin jantan dapat dilihat dari postur tubuh yang panjang serasi, ekor lebih panjang, tulang belakang dan supit kecil rapat, warna bulu lebih tegas, paruh berwarna lebih gelap, warna bulu di bawah paruh bagian bawah lebih pudar, mata besar melotot, bentuk kepala lebih besar dan bergerak lincah.
  2. Bentuk paruh, sebaiknya pilih bentuk paruh yang berpangkal lebar, tebal, besar dan panjang. Paruh bagian bawah harus lurus. Jangan memilih bahan burung anis merah yang memiliki paruh bengkok. Posisi lubang hidung pilih sedekat mungkin dengan posisi mata.
  3. Postur badan, pilihlah bahan anis merah yang berpostur sedang dengan panjang leher, badan dan ekor serta kaki yang serasi. Jangan memilih bahan yang berleher dan berbadan pendek.
  4. Sayap mengepit rapat dan kaki mencengkram kuat, ini menandakan bahan tersebut sehat. Warna kaki tidak berpengaruh terhadap mental burung.
  5. Lincah dan dan bernafsu makan besar. Ini merupakan ciri-ciri bahan yang bermental baik.
  6. Berdiri pada posisi kepala mendangak 45 derajat. Boleh percaya boleh tidak, apabila anda mendapatkan bahan yang seperti ini, dijamin umur 7 bulan sudah ngerol dan mulai teler.

MAKANAN YANG SESUAI UNTUK ANIS MERAH

  1. Voer (sebaiknya pilih yang berkadar protein sedang yaitu: 12%-18%, belum tentu Voer yang berharga mahal akan cocok dengan sistem metabolisme setiap burung anis merah. Voer harus selalu tersedia didalam cepuknya. Selalu ganti dengan Voer yang baru setiap dua hari sekali.
  2. Buah Segar, burung ini sangat menyukai buah Pepaya, Pisang Kepok Putih, Apel, Pir, Tomat dan beberapa buah lainnya. Sebaiknya perbanyak pemberian buah Pepaya, karena buah Pepaya mengandung vitamin C yang tinggi sehingga membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Di samping itu, buah Pepaya sangat mudah dicerna dan sangat cocok dengan sistem metabolisme rata-rata burung pemakan buah.
  3. EF (Extra Fooding), pakan tambahan yang sangat baik buat burung anis merah yaitu: Jangkrik, Orong-orong, Kroto, Cacing, Ulat Hongkong, Ulat Bambu, Kelabang, Belalang dan lainnya. Pemberian EF harus selalu disesuaikan dengan karakter pada masing-masing burung dan juga harus mengetahui dengan pasti dampak klausal dari pemberiannya EF tersebut.

PERAWATAN DAN STELAN HARIAN

Perawatan harian untuk burung anis merah relatif sama dengan burung berkicau jenis lainnya, kunci keberhasilan perawatan harian yaitu rutin dan konsisten.

Berikut ini Pola Perawatan harian dan Stelan Harian untuk burung anis merah:

  1. Jam 07.00 burung diangin-anginkan di teras. Jam 07.30 burung dimandikan (karamba mandi atau semprot, tergantung pada kebiasaan masing-masing burung).
  2. Bersihkan kandang harian. Ganti atau tambahkan Voer, Air Minum dan buah segar.
  3. Berikan Jangkrik 2 ekor pada cepuk EF. Jangan pernah memberikan Jangkrik secara langsung pada burung.
  4. Penjemuran dapat dilakukan selama 1-2 jam/hari mulai pukul 08.00-11.00. Selama penjemuran, sebaiknya burung tidak melihat burung sejenis. Setelah dijemur, angin-anginkan kembali burung tersebut diteras selama 10 menit, lalu sangkar dikerodong.
  5. Siang hari sampai sore (jam 10.00-15.00) burung dapat dimaster dengan suara master atau burung-burung master.
  6. Jam 15.30 burung diangin-anginkan kembali di teras, boleh dimandikan bila perlu.
  7. Berikan Jangkrik 1 ekor pada cepuk EF.
  8. Jam 18.00 burung kembali dikerodong dan di perdengarkan suara master selama masa istirahat sampai pagi harinya.

PENTING

  1. Kroto segar diberikan 1 sendok teh maksimal 2x seminggu. Contoh setiap hari Senin pagi dan hari Kamis pagi.
  2. Pemberian Cacing diberikan 2 ekor 1x seminggu. Contoh setiap hari Senin pagi.
  3. Buah Segar diberikan rutin setiap hari, dengan format: Hari Senin sampai hari Kamis berikan buah Pepaya, hari Jum’at dan hari Sabtu berikan Apel atau Pisang atau buah lainnya.
  4. Berikan multivitamin yang dicampur pada air minum seminggu sekali saja.

PENANGANAN APABILA KONDISI OVER BIRAHI

  1. Pangkas porsi Jangkrik menjadi 1 pagi dan 1 sore
  2. Lakukan pengembunan (jam 05.30-06.00)
  3. Berikan Cacing 1 ekor 2x seminggu
  4. Frekuensi mandi dibuat lebih sering, misalnya pagi-siang dan sore
  5. Lamanya penjemuran dikurangi menjadi 30 menit/hari saja
  6. Burung sebaiknya diisolasi, jangan melihat dan mendengar suara burung anis merah lain dahulu untuk sementara waktu.

PENANGANAN APABILA KONDISINYA DROP

  1. Tingkatkan porsi pemberian Jangkrik menjadi 3 pagi dan 3 sore
  2. Tingkatkan porsi pemberian Kroto menjadi 3x seminggu
  3. Tingkatkan porsi pemberian Cacing menjadi 2 ekor 3x seminggu
  4. Mandi dibuat 2 hari sekali saja
  5. Burung segera diisolasi, jangan melihat dan mendengar burung anis merah lain dahulu
  6. Lamanya penjemuran ditambah menjadi 2-3 jam/hari

PERAWATAN DAN STELAN UNTUK LOMBA

Perawatan lomba sebenarnya tidak jauh berbeda dengan perawatan harian. Tujuan perawatan pada tahap ini yaitu mempersiapkan burung agar mempunyai tingkat birahi yang diinginkan dan memiliki stamina yang stabil. Kunci keberhasilan perawatan lomba yaitu mengenal baik karakter dasar masing-masing burung.

Berikut ini Pola Perawatan dan Stelan Lomba untuk burung anis merah:

  1. H-3 sebelum lomba, jangkrik bisa dinaikkan menjadi 2 ekor pagi dan 2 ekor sore.
  2. H-2 sebelum lomba, burung sebaiknya dijemur maksimal 30 menit saja.
  3. 1 Jam sebelum di gantang lomba, burung di mandikan dan berikan Jangkrik 1 ekor saja.
  4. Apabila burung akan turun lomba kembali, berikan Jangkrik 1 ekor lagi.

PENTING

Jangan memberikan Ulat Hongkong dalam menggenjot birahi pada burung anis merah. karena dapat membuat birahi burung tersebut menjadi sangat meningkat dan menjadi tidak stabil.

Sebaiknya, joki lapangan adalah orang yang tidak pernah terlibat didalam perawatan harian pada burung anis merah tersebut.

PERAWATAN DAN STELAN PASCA LOMBA

Perawatan pasca lomba sebenarnya berfungsi memulihkan stamina dan mengembalikan kondisi fisik burung.

Berikut ini Pola Perawatan dan Stelan pasca Lomba untuk burung anis merah:

  1. Porsi EF dikembalikan ke stelan harian.
  2. Berikan Multivitamin pada air minum pada H+1 setelah Lomba.
  3. Sampai H+3 setelah Lomba, penjemuran maksimal 30 menit saja.

PERAWATAN DAN STELAN PADA MASA MABUNG

Mabung (moulting) atau rontok bulu merupakan siklus alamiah pada keluarga burung. Perawatan burung pada masa mabung adalah menjadi hal yang sangat penting, karena apabila perawatan yang salah pada masa ini akan membuat burung menjadi rusak.

Pada masa mabung ini, metabolisme tubuh burung meningkat hampir 40% dari kondisi normal. Oleh karena itu, burung butuh asupan nutrisi yang berkualitas baik dengan porsi lebih besar dari kondisi normal. Hindari mempertemukan burung dengan burung sejenis, karena akan membuat proses mabung menjadi terganggu. Dampak dari ini adalah ketidakseimbangan hormon pada tubuh burung. Proses mabung juga berhubungan dengan hormon reproduksi.

Berikut ini Pola Perawatan masa mabung:

  1. Tempatkan burung di tempat yang sepi, jauh dari lalu lintas manusia. Sebaiknya burung lebih banyak dalam kondisi dikerodong.
  2. Mandi cukup 1x seminggu saja dan jemur maksimal 30 menit/hari.
  3. Pemberian porsi EF diberikan lebih banyak karena sangat diperlukan untuk pembentukan sel-sel baru dan untuk pertumbuhan bulu baru. Misalnya: stelan jangkrik dibuat 4 ekor pagi dan 4 ekor sore, Kroto 1 sendok makan setiap pagi dan Cacing 2 ekor 3x seminggu.
  4. Berikan Multivitamin yang berkualitas yang dicampur di air minum 2x seminggu.
  5. Perbanyak pemberian buah pepaya, karena buah pepaya sangat mudah dicerna sehingga melancarkan proses metabolisme tubuh burung. Disamping itu buah Pepaya banyak mengandung banyak vitamin C yang akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh burung.
  6. Lakukan pemasteran. Masa mabung membuat burung lebih banyak pada kondisi diam dan mendengar. Inilah saat yang tepat untuk mengisi variasi suara sesuai dengan yang kita inginkan. Lakukan pemasteran dengan tepat, sesuaikan karakter dan tipe suara burung dengan suara burung master.

Semoga bermanfaat.

READ MORE - Lagi, tips perawatan anis merah