KEBIASAAN MURAI BATU MABUNG (KHUSUS EKOR)

Saya hanya mau sedikit sharing tentang kebiasaan MB mabung, dan saya fokuskan atau khususkan sharingnya hanya pada masalah ekor saja.

MB cenderung akan menyisakan ekor putihnya pada saat seluruh ekornya sudah jatuh (dalam kondisi mabung normal).
Ekor putih ini diyakini berguna untuk menjadi penyangga bagi ekor utama yang kelak akan tumbuh (karena ekor putih ada di bagian bawah dari ekor utama).
Selain berfungsi sebagi penyangga, ekor putih ini juga diyakini berguna untuk menjaga dan melindungi keutuhan dan kerapian dari ekor utama yang sedang tumbuh.

Ekor putih ini kelak akan jatuh juga dan biasanya setelah ekor utama mulai sedikit panjang dan terlihat kokoh, sehingga tidak perlu lagi disangga.

Perhatikan contoh gambar di bawah ini, di mana ekor putih belum jatuh, karena menunggu tumbuhnya ekor utama.

1 komentar:

Tomohawk mengatakan...

alam kenal Pak dadang, saya santo di Bogor. Saya sudah baca referensi mengenai burung murai batu, saya mau Tanya – Tanya mengenai proses mabung. Saya punya murai batu, kondisinya bulu beberapa x jatuh, ada bulu halus dan besar (kayaknya sayap), apa itu pertanda mabung, ekor sayap pecah – pecah . ndak serentak dan saya udah baca jawaban bapak ke orang – orang yang naya bapak dan sekarang saya udah coba 2 hari.untuk mempercepat kemaren saya kasih ulat hongkong pagi 5 sore 5, jangkrik 3 , ada rontok tapi sedikit. Hari ini saya coba pagi 5 dan sore 10. Normal harian saya jangkrik pagi 5 dan sore 5 pllus kroto.

Poskan Komentar